KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA

Penulis

  • Elvi Lisdawati Penulis

Abstrak

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa SMA dalam memecahkan masalah matematika, khususnya pada topik probabilitas suatu kejadian, berdasarkan tingkat kemampuan matematika mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa dari SMA Negeri 1 Ingin Jaya, dipilih secara purposive sampling, masing-masing mewakili kategori kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan matematika dasar, tugas pemecahan masalah probabilitas, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan indikator berpikir kritis Facione: interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan matematika tinggi mampu memahami masalah, mengembangkan strategi, mengevaluasi langkah-langkah, dan menarik kesimpulan logis. Siswa dengan kemampuan sedang mampu memahami masalah tetapi masih lemah dalam analisis dan evaluasi. Sementara itu, siswa dengan kemampuan rendah mengalami kesulitan di hampir semua indikator. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan matematika berkaitan erat dengan kemampuan berpikir kritis. Guru diharapkan menerapkan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika. Kata Kunci: Berpikir kritis; kemampuan matematika; pemecahan masalah; probabilitas; siswa sekolah menengah atas

Diterbitkan

2026-04-23

Cara Mengutip

KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA. (2026). Prosiding Seminar Serantau Isu-Isu Komuniti (SSIK), 1(1). https://jurnal.unaya.ac.id/index.php/ssik/article/view/8150