MAPPING AND ANALYSIS OF AQUACULTURE POND CONDITIONS IN BANDA ACEH CITY USING SATELLITE IMAGERY AND GIS
Kata Kunci:
pemetaan akuakultur, SIG, Penginderaan Jauh, Banda Aceh, Perikanan berkelanjutan, tambak aktifAbstrak
Kota Banda Aceh memiliki potensi yang signifikan untuk pengembangan tambak sebagai sumber ekonomi bagi masyarakat pesisir. Namun, berbagai faktor seperti kerusakan lingkungan, konflik sosial, bencana tsunami 2004 dan wabah penyakit telah berdampak signifikan pada luas dan produktivitas tambak. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan menganalisis kondisi tambak di Kota Banda Aceh termasuk sistem budidaya dan jenis biota. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif melalui interpretasi citra satelit (Landsat 8/OLI, Google Earth) dan verifikasi tanah dengan 40 petani tambak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ekstensif mendominasi tambak aktif di Banda Aceh dengan total luas 7,78 hektar, terdiri dari sistem ekstensif (4,25 ha), sistem semi intensif (2,57 ha), dan sistem intensif (0,96 ha). Komoditas utama yang dibudidayakan termasuk udang vaname, bandeng dan udang windu, dengan sistem ekstensif yang mendominasi semua jenis biota. Kendala utama termasuk manajemen risiko penyakit, modal terbatas, sikap penghindaran risiko, dan pengetahuan teknis yang terbatas. Studi ini merekomendasikan peningkatan bantuan teknis, penguatan akses modal, dan pengembangan program untuk mengaktifkan kembali infrastruktur tambak yang tidak terpakai untuk pengelolaan berkelanjutan dan pengembangan pasar untuk produk.Unduhan
Diterbitkan
2026-04-23
Terbitan
Bagian
Artikel
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Faisal Syahputra (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Cara Mengutip
MAPPING AND ANALYSIS OF AQUACULTURE POND CONDITIONS IN BANDA ACEH CITY USING SATELLITE IMAGERY AND GIS. (2026). Prosiding Seminar Serantau Isu-Isu Komuniti (SSIK), 1(1). https://jurnal.unaya.ac.id/index.php/ssik/article/view/8165
