Uji efektivitas ekstrak daun cengkeh sebagai bahan aktif hand sanitizer terhadap bakteri E-coli

Penulis

  • Nisak Azkia Penulis

Abstrak

NISAK AZKIA, Uji Efektivitas Ekstrak Daun Cengkeh (Syzygium Aromaticum L.) Sebagai Bahan Aktif Hand sanitizer Terhadap Bakteri Escerichia coli. Yang Di Bimbing Oleh Ibu Srie Wahyuni S.ST., MKM Dan Bapak Dr. Reza Kurnia, MA., MKM Infeksi bakteri Escherichia coli merupakan penyebab utama diare, sementara penggunaan hand sanitizer berbahan kimia secara berulang dapat menimbulkan iritasi. Oleh karena itu, diperlukan alternatif alami yang aman dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas ekstrak daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) sebagai bahan aktif hand sanitizer terhadap bakteri Escherichia coli. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan rancangan post test only group design. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi dan diformulasikan menjadi hand sanitizer dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80%. Uji antibakteri dilakukan menggunakan metode tetes sumuran (well diffusion) dengan kontrol positif (hand sanitizer komersial) dan kontrol negatif (aquades steril). Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) mampu menghambat pertumbuhan Escherichia coli, dengan diameter zona hambat terbesar pada konsentrasi 80% yaitu 17,97 mm, lebih tinggi dibandingkan kontrol positif sebesar 9,95 mm. Uji ANOVA memperlihatkan perbedaan signifikan antar konsentrasi (p = 0,002). Kesimpulannya, ekstrak daun cengkeh efektif sebagai bahan aktif alami hand sanitizer, dengan konsentrasi 80% paling optimal. Hasil ini berpotensi menjadi alternatif produk sanitasi yang aman, terjangkau, dan berbasis bahan alami. Kata Kunci: Daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.), hand sanitizer, Escherichia coli, antibakteri, zona hambat.

Diterbitkan

2026-04-23

Cara Mengutip

Uji efektivitas ekstrak daun cengkeh sebagai bahan aktif hand sanitizer terhadap bakteri E-coli . (2026). Prosiding Seminar Serantau Isu-Isu Komuniti (SSIK), 1(1). https://jurnal.unaya.ac.id/index.php/ssik/article/view/8149